Ruang yang dirancang dengan sengaja mendukung kebiasaan hadir tanpa harus mengandalkan motivasi besar. Mengurangi kekacauan visual membantu mata dan pikiran menemukan titik istirahat.
Mulailah dengan area kecil seperti sudut baca atau meja kerja: pilih barang yang sering digunakan dan simpan sisanya. Gunakan wadah sederhana untuk menyimpan benda sehingga permukaan tetap bersih.
Pencahayaan alami dan warna netral memberi efek lembut yang mengundang perhatian tanpa memaksa. Tanaman kecil atau tekstil hangat dapat menambah kenyamanan tanpa memenuhi ruang.
Tetapkan ‘zona tanpa notifikasi’ atau tempat untuk meletakkan perangkat saat istirahat. Menentukan tempat khusus untuk aktivitas tertentu memudahkan transisi dari satu momen ke momen lain.
Ruang minimalis bukan harus kosong; ia harus fungsional dan ramah. Pilih elemen yang memiliki tujuan jelas sehingga tiap benda menyumbang pada pengalaman hadir.
Terus evaluasi secara berkala: singkirkan barang yang jarang dipakai dan tambahkan elemen yang menenangkan jika diperlukan. Proses ini membantu menjaga aliran ruang yang mendukung keseharian.